09 Juni, 2023

Lika Liku Perjalanan Hidup

 

Hidup ibarat sebuah perjalanan yang penuh lika-liku. Terkadang jalan yang kita tempuh mulus tanpa hambatan, namun tak jarang jalan yang kita lewati berkelok-belok,berbatu-batu dan juga terjal, begitu juga dengan hidup saya, semua mempunyai permaslahan yang kadang mereka fikir hidup sangatlah sulit untuk dijalani. Entah mungkin banyak alas an diantarnya kurang bersukur, malas untuk beruaha, serakah dan tidak mau mendekatkan diri kepada pencipta-Nya. saya seorang pemuda remaja yang menuju dewasa yang sedang mencari jati diri yang sebenarnya. Saya dilahirkan dalam sebuah keluarga yang lengkap keluarga yang sederhana tapi meskipun demikian saya mendapatkan kebahagiaan disitu dan saya bersyukur dalam hal ini mereka-mereka semua bagiku adalah surganya dunia.

Saya dilahirkan oleh sosok seorang ibu yang tangguh dan ayah yang bertanggung jawab. Ayah saya adalah seorang yang pekerja keras, beliau seorang pekerja yang sangat giat bekerja, darinya saya belajar bagaimana artinya menjadi seorang lelaki sejati. Hari-hari dalam hidupnya dihabiskan untuk bekerja, hari terus bergulir menuju saatnya saya dihadapkan dengan kehidupan yang nyata kehidupan yang penuh tantangan rintangan serta hambatan dimana hidup ini harus memilih atau dipilih, You Know?

Impian terbesar adalah membahagiakan kedua orang tua, ya memang semua orng tentunya ingin seperti itu. Terkadang saya pun bertanya pada diri saya sendiri, mengapa sampai saat ini saya belum bisa membahagiakan nya membuatnya bangga, bahkan sekarang saya menjadi beban untuk kedua orang tua saya, karena saya memilih untuk berkuliahdi salah satu perguruan tinggi swasta yang berada di Yogyakarta bukan bekerja setelah lulus SMA. setelah saya gagal mengejar mimpi-mimpi yang sudah saya fikirkan yang sudah saya persiapkan  matang-matang. andai impian saya menjadi seorang yang berprofesi sebagai aparat penegak hukum  dapat terwujud begitu bangga dan bahagianya kedua orang tua melihat saya menjadi orang sukses. Berlarut larut dalam kesedihan meratapi kegagalan yang sudah saya alami, mengingat ingat perjuangan yg selama ini saya perjuangkan dengan semaksimal mungkin pada akhirnya harus sirna sudah, memang tak mudah untuk menerima sebuah kenyataan yang pahit dan menyakitkan dimana impian yg selama ini dibangun kandas ditengah jalan entah itu kenapa yang pasti mungkin itu bukan milik saya, mungkin udah ada jalan yang udah disiapkan oleh yang Maha Kuasa.

Tak banyak waktu yang terus saya renungi, tak ada gunanya juga untuk meratapi kegagalan yang terus menerus, terjatuh memang sudah biasa banyak yg pada akhirnya terbangun. Dan hal yang luar biasanya itu ketika saya bangkit dari keterpurukan saya, Be Positive Thinking. masih banyak kok jalan yang lain. Masih banyak jalan yang halal. Dan allah pun tau mana yang terbaik untuk masa depan kita untuk kedepannya.Pada akhirnya saya pun masih mempunyai secercah harapan yang menjadikan saya tetap semangat menjalani dan mempunyai mimpi yang harus terwujud. Semangat yg tak pernah padam bagai api yang terus berkobar.

Hidup adalah satu perjalanan yg amat panjang, ujung nya sejauh mata memandangAda kalalalunya makin payah. Sedangkan kaki kita mulai lelah, dan langkah kita makin lemah,hanya hati yang sarat dengan keyakinan terhadap janji dan rahmat ALLAH sahaja yang akan kekal dan kuat tidak pernah merasa sendiri. , jalani hidup seperti meminum segelas kopi hangat, rasanya pahit, diminum perlahan tapi pasti dan yg pasti menikmati kopi itu seperti kita menikmati kehidupan ini, walau pahit tetap dijalani dengan ikhlas, memang banyak cerita perjalanan hidup yg kadang diatas kadang dibawah, inilah siklus kehidupan yg terpenting adalah tetap menjalaninya dengan setulus hati serta bersyukur dengan apapun yg kita miliki belum tentu oang lain punya.

16 Oktober, 2022

“Kebijakan Publik dan Etika Publik”

 #JEJAK OPINI

sukabumiupdate.com

 

            Kekuasaan pengambil kebijakan publik telah disadari bahwa seorang pejabat publik mempunyai hak dan wewenang untuk mengatur kehidupan masyarakat. Keputusan-keputusan yang diambil seringkali menuai kontroversi terdapat didalamnya pro dan kontra. Pedoman yang sepatutnya di pegang teguh oleh para pengambilan keputusan adalah dengan mengedepankan tujuan mementingkan dan mensejahterakan rakyat. Pemahaman etika publik mampu untuk membuat garis kepentingan publik dengan tidak mementingkan kepentingan pribadi atau kelompok. Pejabat publik harus mampu untuk menyampingkan kepentingan pribadi atau kelompok demi menjaga eksistensi diri dan kepercayaan masyarakat terhadap dirinya. Maka dengan demikian kepentingan publik harus dibuat garis-garis mengenai perilaku dan etika seorang pejabat politik dalam mengemban tugasnya sebagai implementator.

            Seorang pejabat politik atau publik dalam berpikir merasakan bersikap, mengambil keputusan mengacu terhadap tujuan konstitusi dalam mencapai kesjahteraan rakyat yanga adil dan makmur. Masyarakat hanya dapat mengikuti dan melaksanakan apa yang telah dihasilkan berupa produk kebijakan dari pemerintah. agar kebijakan tersebut dapat diterima maka pejabat publik tentu harus pro terhadap pemecahan masalah yang di hadapi oleh masyarkat. Kebijakan pubik ditujukan untuk kepetingan masyarakat dibuat melalui oleh pengambil keputusan adanya unsur kekuasaan. Kekuasaan yang dimiliki oleh pejabat publik sangatlah besar dan mampu mempengaruhi siapapun dengan berbagai cara yang dilakukan. Etika dalam berpolitik tentu perlu dalam menanamkan diri kepada pejabat untuk tidak menyalahgunakan kekuasaan. Kekuasaan cenderung mengarah kepada korupsi yang selama ini menjadi citra  buruk seorang pejabat. Banyak para pejabat yang terjerat kasus korupsi karena menyalahgunakan kekuasannya demi kepentingan diri maupun kelompok.

            Menjadi pejabat yang tidak korupsi memang tidaklah mudah. pengawasan yang ketat tsangat diperlukan untuk mencegah terjadinya penalahgunaan kekuasaan. Tata kelola government yang mengurusi dan melibatkan uang yang banyak tidak mudah untuk menjadi aset diri sendiri.  Garis pembatas disiplin pada diri sendiri secara rasional dan jujur sangat ditekankan demi tercapainya pemerintahan yang bersih dari korupsi. Maka disini peran etika moral pada diri manusia sangat dibutuhkan Unsur etika yang menempel pada diri manusia sesuatu pantas atau tidak pantas, di anggap baik atau buruk. Teknokratik dalam pengelolaan sumber daya di organisasi untuk membuat suatu kebijakan publik sangat beresiko karena menyangkut nilai yang besar terhadap dampak yang diberikan apakah mensejahterakan rakyat atau bahkan rakyat semakin menderita.

            Pemberian rambu-rambu norma dalam mengatur tingkah laku pejabat menjadikan cultur birokrat membuat SOP atau tata cara atau tata kelola dimana kebijakan dibuat dapat berjalan dengan efektif dan efisien. Menegakan pengawasan internal dan eksternal fungsi pengawasan dalam pelayanan publik dapat dilakukan oleh pengawas internal dan pengawas eksternal. Pengawas internal berfungsi sebagai fungsi pengawasan pada level dasar, karena pengawas internal berada di dalam instansi diharapkan dapat lebih banyak mengetahui seluk beluk dan karakter pelaksana pelayanan publik beserta potensi penyimpangan yang mungki terjadi, jika fungsi pengawasan oleh pengawas internal gagal bereaksi atau berfungsi dengan baik, maka harus ada peran dari fungsi pengawasan level lanjutan, yakni pengawasan eksternal yaitu masyarakat tentu perlu andil dalam mengawasi langkah pejabat publik.

            Elemen kekuasaan dapat mudah memunculkan konflik masalah karena terdapat perbedaan kepentingan didalam pengambilan keputusan. Para pejabat publik senantiasa mempertahankan apa yang menjadi kebutuhan diri sendiri tanpa mempertimbangkan dampak yang terjadi. Terlebih dalam kedudukan kekuasaan perebutan kursi dalam memenangkan nya menyebabkan konflik yang luar biasa. Korupsi kecil dan besar sangat mudah masuk dalam kekuasaan dan kewenangan dapat menyembunyikannya dan membeli system. Kekuasaan dapat Menciptakan pengaruh dan network dapat menguntungkan diri sendiri atau kelompok. Pencegahan korupsi dalam pengawasan terhadap pengambilan keptusan tidak cukup pengawasan internal dan eksternal yakni Muncul unsur etika mengenai keyakinan tidak sedang menghianati kebenaran sebagai pelayan publik.

            Panggung politik dalam memperebutkan kekuasaan sangalah kental dengan proses suap menyuap, menjatuhkan satu sama lain, black campaign. Membuat tidak bersihnya di dalam internal pejabat publik sehingga hal ini menjadi perdebatan dan menjadi konfik masalah. Sehingga produk-produk yang dihasilkan seakan-akan hanya ditujukan terhadap orang-orang atau kelompok tertentu. Hal tersebut berkaitan dengan etika publik mempertegas lagi adanya norma kepantasan dalam memberikan pelayanan publik terhadap masyarakat. Disisi lain untuk menjadi pemangku kekuasaan sangatlah sulit perlu pembiayaan yang sangat besar oleh partai maupun individu. Sehingga ongkos menjadi pejabat publik yaitu korupsi atau tidak banyak yang dapat melakukannya dengan ikhlas. Menjalankan secara konsisten sebagai pejabat publik banyak pengaruh yang mendasari bagaimana pejabat dapat merealisasikan rencana yang telah dibuat dan rumuskan. Etika publik sebagai landasan membuat kebijakan publik dengan mementingkan rakyat, mensejahterakan rakyat dengan dihadapkan oleh kekuasaan dan struktur politik.

 

            Konflik kepentingan dalam birokrasi membuat keputusan yang baik. Implikasi kebijakan pihak yang akan mendapakan keuntungan yang penting pemerintahan dapat berjalan dengan efektif. Pejabat dengan pengusaha yang bersumber dari perusahaannya meskipun sudah idak menjadi seorang engusaha lagi tapi rat kaitan dengan keluaraganya. Unsur konflik kepentingan dan etika sangat langka di indonesia. Jika ditegakan menajdi barang yg aneh. Ruangan publik rakyat atau masyarakat menjadi obyek dari kekuasaan yang memilih pemimpin menjadi proses yang bukan mudah dan murah membutuhkan biaya yang luar biasa. Kandidat akan menjadi beban jika dikaitan dengan pemilihan. Tidak rasional dengan gaji yang di dapatkan oleh pejabat publik jika dinaikan akan muncul konflik dianggap mensejahterakan pejabat bukan rakyatnya. Melalui kebijakan dapat menjadi kolaborasi alat dari pejabat publik. Proses mendapatkan kekuasaan sangatlah mahal dan akan menjadi penyakit system demokrasi. Maka tak heran banyak para pejabat yang ingin mengembalikan kekayaannya dengan cara menyalahgunakan kekuasaan dan kedudukan.

            Sumbangsih sebagai pejabat publik dikehendaki baiknya tidak ada unsur system politik yang mempengaruhi pengambilan keputusan. Seorang pejabat harus menaati kode etik sebagai seorang pelayan publik dalam melayani masyarakat. Konsekuensi sebagai pejabat publik memang sangat besar dimana rakyat telah bergantung kepada dirinya dan jika hal tersebut disalahgunakan akan menyaiti hati masyarakat yang telah memilih pejabat tersbeut dan solusi sebagai seorang kebijakan publik adalah dengan Mencintai indonesia dan menjaga etika moral dalam berpolitik.

06 Agustus, 2022

Skema Inovatif: Transformasi Digital Badan Usaha Milik Desa dalam Pemasaran Berbasis Elektronik


Abstrak: Keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) Binangun Jati Unggul sebagai upaya peningkatan perekonomian masyarakat dan menjadi penyumbang Pendapatan Asli Desa. Penelitian ini bertujuan untuk melihat permasalahan dalam pengelolaan BUM Desa khususnya dari segi pemasaran yang masih rendah maka penulis memberikan ide alternatif pemecahan masalah tersebut. Keterlibatan teknologi mampu menciptakan sistem pemasaran online yang berguna bagi kesuksesan pengelolaan BUM Desa. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah BUM Desa Binangun Jati Unggul belum berjalan optimal. BUM Desa Binangun Jati Unggul masih menghadapi persoalan terkait kualitas SDM yang minim, keterbatasan modal, dan pemasaran yang lemah. Model pengembangan BUM Desa berbasis digital marketing sebagai upaya mendongkrak pemasaran BUM Desa menjadi lebih luas. Kehadiran teknologi canggih merupakan tuntutan zaman yang harus dipenuhi dalam menjalankan kegiatan usaha pertanian melalui kolaborasi dan sinergitas antar lembaga ekonomi pertanian dalam melayani kebutuhan petani. Penerapan digital marketing melalui skema inovatif elektronik pasar tani (e-Pasti) diharapkan dapat memberikan solusi pada sistem pemasaran yang lemah. Dengan demikian, semua kegiatan pertanian berjalan semaki efektif dan efisien serta pangsa pasar menjadi semakin luas yang membawa dampak positif baik bagi pemerintah, petani, pemuda maupun masyarakat sekitar.


Abstract: The existence of the Binangun Jati Unggul Village-Owned Enterprise (VOE) as an effort to improve the community’s economy and become a contributor to Village Original Income. This research aims to see problems in the management of VOE, especially in terms of marketing is still low; the author provides alternative ideas to solving the problem. The involvement of technology can create an online marketing system that is useful for the successful management of VOE. The research method used in this research is descriptive qualitative research. The results of this study are Binangun Jati Unggul VOE has not run optimally. Binangun Jati Unggul VOE is still facing problems related to the quality of human resources minimal, limited capital, and weak marketing. Development style VOE based on digital marketing as an effort to boost marketing The VOE became wider. The presence of advanced technology is a demand of the times that must be met in carrying out agricultural business activities through collaboration and synergy between agricultural economic institutions in serving the farmer’s needs. The application of digital marketing through the innovative farmer market electronic scheme (e-Pasti) is expected to provide solutions to weak marketing systems. Therefore, all agricultural activities run more effectively and efficiently, and the market share is becoming wider, which has a positive impact on the government, farmers, youth, and local communities. 

Lebih Lanjut:

Septian, E. (2021). Innovative Scheme: Digital Transformation of Village-Owned Enterprises in Electronic-Based Marketing. Matra Pembaruan: Jurnal Inovasi Kebijakan, 5(2), 89-101. https://doi.org/10.21787/mp.5.2.2021.89-101

11 Agustus, 2021

Penerapan Sistem Pelayanan Aplikasi Pendaftaran Online di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Sardjito Yogyakarta

 Abstract: In general, the hospital outpatient registration queues have problems with long and convoluted waiting times. This study aims to see the extent to which the application of the online registration service system at RSUP Dr. Sardjito and the factors that influence the application of the online registration application service system at RSUP Dr. Sardjito. This research method uses descriptive qualitative research. Data collection techniques through interviews, observation, and documentation. The results of this study indicate that the application of the online registration application service system at Dr. Sardjito is quite running optimally. Judging from simple aspect, transparency and fairness are optimum, but the aspect of participation, accountability, and sustainability are not optimum. The simplicity of the online registration application is easy and fast, so it can reduce queues at manual registration pockets. Transparency in information disclosure has been carried out through social media, websites, applications, and officers. Justice is viewed from the ability of different patients in terms of ability to use applications and financial capabilities. Meanwhile, participation in delivering information on application use directly and information banners is still few and does not contain detailed information. Accountable online registration application shows the performance of officers experiencing obstacles in providing feedback on verification of patient files. Sustainable, related to the queuing system at the polyclinic service, there is no queue number. factors that influence the application of online registration applications, namely the commitment factor RSUP Dr. Sardjito regarding policies, use of applications, and facilities and infrastructure.


Abstrak: Pada umumnya antrian pendaftaran rawat jalan rumah sakit mengalami permasalahan waktu tunggu antrian yang lama dan berbelit-belit. Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana penerapan sistem pelayanan pendaftaran online di RSUP Dr. Sardjito dan faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan sistem pelayanan aplikasi pendaftaran online di RSUP Dr. Sardjito. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian desktiptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan sistem pelayanan aplikasi pendaftaran online di RSUP Dr. Sardjito cukup berjalan dengan optimal. Dilihat dari aspek sederhana, transparansi dan keadilan yang optimal, tetapi aspek partisipasi, akuntabel dan berkelanjutan belum optimal. Kesederhanaan aplikasi pendaftaran online menjadi mudah dan cepat, sehingga dapat mengurangi antrian di loket pendaftaran manual. Transparansi pada keterbukaan informasi telah dilakukan melalui media sosial, website, aplikasi maupun petugas. Keadilan ditinjau dari kemampuan pasien yang berbeda-beda dari segi kemampuan menggunakan aplikasi dan kemampuan secara finansial. Sedangkan partisipasi dalam menyampaikan informasi penggunaan aplikasi secara langsung dan spanduk informasi masih sedikit serta belum memuat informasi secara detail. Akuntabel aplikasi pendaftaran online menunjukan kinerja petugas mengalami hambatan dalam memberikan feedback verifikasi berkas pasien. Berkelanjutan, terkait sistem antrian di pelayanan poliklinik belum terdapat nomor antrian. Faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan aplikasi pendaftaran online, yaitu faktor komitmen RSUP Dr. Sardjito
terhadap kebijakan, penggunaan aplikasi, dan sarana dan prasarana.

Lebih Lanjut:

Septian, E. (2021). Penerapan Sistem Pelayanan Aplikasi Pendaftaran Online di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Sardjito Yogyakarta. Matra Pembaruan: Jurnal Inovasi Kebijakan, 5(1), 53-64. https://doi.org/10.21787/mp.5.1.2021.53-64

MEWUJUDKAN MASYARAKAT EKONOMI MODERN DALAM PERSPEKTIF PERTANIAN DI INDONESIA

 Oleh: Esa Septian

Sejak lama indonesia disebut sebagai negara agraris, berada di daerah katulistiwa yang menyebabkan adanya tanaman pertanian sepanjang tahun. Sektor pertanian telah menyumbang perekonomian terbesar di indonesia dan telah berhasil melakukan swasembada pangan.

Kejayaan sektor pertanian telah menjadi peran penting sebagai kesejahteraan rakyat dan telah memberikan kontribusi positif dalam mewujudkan pembangunan di indonesia.  Tetapi akibat adanya perkembangan dan kemajuan zaman telah memberikan dampak atas perubahan global yang mempengaruhi berbagai aspek sosial, ekonomi dan politik masyarakat, maka sektor pertanian pun juga mengalami dampaknya. Sehingga terjadilah transformasi struktural di sektor pertanian di Indonesia.

Selama ini, petani kecil kerap menjadi kelompok paling rentan mengalami kemiskinan dan rawan pangan. Pemerintah dan sektor swasta bisa bekerja sama dengan para petani dan kelompoknya untuk membantu mewujudkan transformasi. Polemik yang terjadi menggambarkan bahwa sektor pertanian mengalami penurunan, padahal sektor pertanian merupakan sektor yang sangat penting untuk membantu mengatasi kemiskinan dan roda penggerak perekonomian di Indonesia.

Laju pertumbuhan semakin tinggi telah membuat perubahan tatanan di indonesia yang menyebabkan berkurangnya lahan pertanian, akibatnya membuat tidak seimbang dengan jumlah penduduk dan lahan yang tersedia.

Ketahanan pangan di indonesia masih menjadi persoalan , dikarenakan beralih fungsinya lahan pertanian di indonesia yang menyebabkan produksi menurun dan berubahnya paradigma generasi muda untuk tidak peduli dalam meneruskan generasi pada bidang pertanian.

Prospek pertanian untuk masa depan masih sangat di harapkan untuk terus dapat mempertahankan kejayaan indonesia sebagai negara agraris dan mewujudkan ketahanan pangan sebagai lumbung pangan dunia pada tahun 2045.

Musim panen di indonesia seringkali mengalami fenomena yang terjadi pada saat musim panen yaitu harga jual yang diberikan sering kali membuat rugi para petani sebab harga tawa menawar yang murah akibat adanya kualitas produksi yang kurang baik dan produksi yang berlimpah yang berdampak tidak maksimalnya proses pengolahan lahan sampai proses akhir pemasaran produksi.

Dalam mewujudkan perekonomian di indonesia yang maju, perlu adanya strategi dalam menghadapi persoalan perkembangan zaman yang semakin modern. Di era menyambut revolusi 4.0 ini indonesia harus dapat melakukan transfer knowledge dan memberikan kemudahan informasi untuk para petani.  Bagaimana mewujudkan supaya masyarakat indonesia menjadi masyakarat yang mampu menjadi pelaku ekonomi yang menyesuaikan perkembangan zaman yang modern.

Perubahan paradigma kearah ekonomi modern merupakan langkah strategi yang baik untuk pembangunan indonesia terlebih persaingan global semakin mendesak untuk tetap konsistensi dan maju dalam menghadapi tantangan yang ada. Dalam penerapannya tentu ekonomi modern mengutamakan efisiensi yang tercirikan dari:

1.     Penyerapan teknologi

2.     Modal manusia

3.     Peran informasi

Konsep model yang penulis gagaskan mengenai  ekonomi modern  memiliki keunggulan-keunggulan untuk dapat memperkuat posisi tawar menawar pertanian di indonesia yang sudah diterapkan di negara –negara maju. Dengan konsep sebagai berikut:

MASYARAKAT EKONOMI MODERN

 


 

a.     Pengolahan Lahan Pertanian

Sumberd daya lahan atau lingkungan fisik meliputi iklim, relief dan air sebagainya merupakan penggunaan lahan tanah. Pemerintah hanya sebatas tahapan ini saja dalam pengolahan lahan pertanian yang menjadikan factor utama dalam kesuburan tanah yaitu air. Dalam pengolahan lahan menggunakan alat pembajak untuk menggemburkan tanah dan mempersiapkan kondisi tanah untuk ditanam.

b.     Perluasan lahan

Semakin sempitnya luas lahan pertanian yang produktif (terutama di pulau Jawa) sebagai akibat alih fungsi seperti konversi lahan sawah, ditambah isu global tentang meningkatnya degradasi lahan (di negara berkembang). Salah satu alternatif pilihan yang diharapkan dapat meningkatkan potensi produksi tanaman dalam rangka memenuhi kebutuhan pangan adalah pendayagunaan lahan kering. Selain karena memang tersedia cukup luas, sebagian dari lahan kering belum diusahakan secara optimal sehingga memungkinkan peluang dalam pengembangannya.

Perluasan lahan memang perlu ditekankan atas apa yang saat ini menjadi urgensi pemerintah dan masyarakat. Bagaimana tidak banyak lulusan pertanian yang bekerja tidak sesuai bidangnya karena lahan yang tidak ada dan kurangnya partisipasi pemuda generasi untuk melanjutkan pertanian menambah lahan yang semakin sempit dan hasil produksi tidak akan dapat meningkat.

c.     Pengolahan hasil produksi

Masalah dalam pengolahan hasil produksi adalah kualitas dari hasil panen yang memang kurang bagus. Sosialisasi mengenai pupuk dan obat dalam mengatasi persoalan yang terjadi saat masa perawatan yang harus perlu ditingkatkan.

d.     Pendistribusian

Pendistribusian hasil produksi seringkali para petani menjualnya melalui “Tengkulak” karena hal tersbut dianggap mudah dan mendapatkan hasil yang maksimal tetapi dalam prakteknya akan menjadi kekurangan dan menyebabkan harga jual akan tidak stabil. Dengan demikian perlu adanya organisasi yang mengatur hal tersebut agar harga tawar menawar dapat dikendalikan melalui “Koperasi” yang dapat mengatur harga jual saat musim panen. Peran koperasi sebagai persatuan yang kuat antar petani.

 

 

 

e.     Pemasaran

Untuk mengatasi masalah pemasaran produksi pertanian yang dialami oleh petani, maka perlu dipikirkan paradigma baru dalam mengatasi masalah tersebut. Salah satu alternatif pemecahannya adalah memberdayakan lembaga ekonomi pedesaan yaitu koperasi.

Untuk mengembangkan usaha agribisnis skala kecil perlu dibentuk koperasi. Tanpa koperasi tidak mungkin agribisnis kecil dapat berkembang. Koperasi inilah yang akan berhubungan dengan pengusaha besar (Bungaran Saragih, 2001b). Melalui koperasi masalah yang dihadapi oleh petani dapat teratasi. Koperasi merupakan badan usaha di pedesaan dan pelaksana penuh subsistem agribisnis. Dari sisi lain koperasi juga merupakan pedagang perantara dari produk pertanian yang dihasilkan oleh anggotanya. Koperasi berfungsi sebagai lembaga pemasaran dari produk pertanian.

Perspektif terhadap sudut pandang dari pertanian yang menyebabkan harga panen turun akibat berlimpahnya hasil produksi. Maka dalam pemasarannya dapat melalui koperasi yaitu:

1)      Memberikan jatah kuota untuk dijual

Hal ini untuk menyesuaikan kebutuhan pasar agar sesuai dengan permintaan pasar

2)    Kualitas padi

Untuk penjualan harus dpat dibedakan dengan kualitas yang baik agar dapat dijual denga harga yang tinggi.

3)    Pemusnahan

Menjual padi dalam bentuk lain misalkan menjualnya sudah menjadi beras.

 

Umumnya pertanian berpacu atas kemampuan ladang yang memadai, SDM Petani dan alat yang mendukung pertanian. Ketiga hal tersebut sangat dibutuhkan atas kemajuan pertanian kedepan dalam meningkatkan SDM Petani agar menciptakan inovasi-inovasi baru dan sector pertanian akan dapat menjadi swasembada pangan dan bahkan menjadi lumbung pangan dunia pada tahun 2045.

Ketahanan pangan di indonesia memang masih sangat kurang. Kunci dari ketahanan pangan adalah ketersediaan air yang cukup untuk mengairi pertanian dan menjadikan para petani menjadi masyarakat ekonomi modern agar dapat bersaing dan mengatasi permasalahan ayng dihadapi saat ini

Persediaan yang lebih banyak daripada permintaan menyebabkan harga murah. Sedangkan sebaliknya jika persediaan lebih sedikit dari permintaan maka harga akan menjadi mahal. Maka dari itu peran koperasi sangat diharapkan untuk menekan perbandingan antara Persediaan dan permintaan yang seimbang akan mampu membawa harga jual maupun saat panen atau permintaan yang kurang dapat selallu stabil.

Ekonomi modern memberikan peran terhadap kesejahteraan Para Petani. Fenomena yang terjadi agar dapat terselesaikan dan para petani dapat hidup dan terus mengembangkan hasil produksi. Ciri masyarakat modern dapat tergambarkan melalui derajat rasional yang tinggi dan pola obyektif & efektif.

Modernisasi memang banyak memberikan pengaruh terhadap proses aktivitas masyarakat. Dengan demikian kita harus dapat memanfaatkan perkembangan zaman dengan maksimal. Persatuan yang kuat antar para petani dapat menciptakan lingkungan yang memajukan ekonomi Indonesi dan pembangunan indonesia dapat tercapai melalui pertanian modern.


 

REFERENSI

 

Soekartawi. 2007. e-AGRIBISNIS: Teori dan Aplikasinya. Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi 2007 (SNATI 2007). ISSN: 1907-5022. Universitas Brawijaya Malang dan Departemen Pendidikan Nasional Jakarta.

B. Harsh, Stephen. Management Information Systems. Department of Agricultural Economics Michigan State University.

2002. Agribisnis: Paradigma baru pembangunan ekonomi berbasis pertanian, Bogor, Yayasan USESE.

 

Syahza,  Almasdi. Paradigma Baru: Pemasaran Produk Pertanian Berbasis Agribisnis di Daerah Riau.  (PPKPEM) Universitas Riau.

KAMPANYE PENYELAMATAN IKAN HIU

Foto: Google Oleh : Esa Septian Negara Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia, memiliki 17.504 pulau yang masing...